aktivisindonesia - HALAMAN UTAMA

jasmerah.
jangan sampai
melupakan sejarah.

Muhammad Raynan Rizky Akbar atau yang lebih akrab disapa Raynan adalah seorang Aktivis dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya yang saat ini sedang menjabat sebagai Menteri Aksi Kajian dan Propaganda di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Raynan mendirikan LSM Aktivis Indonesia pada tahun 2023.

tokoh pergerakan Indonesia.

tombak pergerakan.

Aktivis Indonesia adalah sebuah lembaga non-pemerintahan (Non-Governmental Organization / NGO) yang didirikan pada tahun 2023. Lembaga ini hadir sebagai wadah independen yang berfokus pada penyampaian aspirasi masyarakat serta masifikasi isu-isu sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang relevan dengan kepentingan publik.

demokrasi : kedaulatan di tangan rakyat.

sejarah pergerakan Indonesia.

"dari kubur suaraku akan lebih keras dari pada di bumi"
- tan malaka

Tujuan utama Aktivis Indonesia adalah memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dengan menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Selain itu, lembaga ini berkomitmen untuk mendorong kesadaran kritis, memperluas ruang dialog, serta memfasilitasi gerakan kolektif dalam rangka mewujudkan keadilan sosial, demokrasi partisipatif, dan kesejahteraan bersama.

aktivisindonesia - PROFIL PENDIRI

Muhammad Raynan Rizky Akbar atau yang lebih akrab disapa Raynan adalah seorang Aktivis dan Mahasiswa yang kini menjabat sebagai Menteri Aksi Kajian dan Propaganda (AKSPRO) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Jurusan Kedokteran. Pada tahun 2023, Raynan mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aktivis Indonesia yang bertujuan untuk menjadi kanal berekspresi dan berpendapat untuk semua lapisan masyarakat. Raynan merupakan Mahasiswa yang aktif dalam berperan sebagai inisiator pergerakan untuk Kontingen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

catatan pergerakanku //
bagiku menjadi seorang demonstran bukan hanya masalah menyuarakan mereka yang tidak didengar, pun bukan hanya masalah mewakili mereka yang tidak bisa hadir. bagiku, menjadi seorang demonstran adalah panggilan nurani kepada setiap insan yang masih memiliki empati terhadap kondisi negri yang ia cintai. memang, ada banyak cara untuk menyatakannya, satu hal yang pasti, aksi massa adalah salah satu manifestasi seni berekspresi yang paling indah.

22 Mei 2024 #TolakKenaikanUKT adalah salah satu aksi demonstrasi yang pernah aku ikuti. hari itu kami mendesak rektorat untuk mengubah beberapa keputusan salah satunya adalah UB yang mengelompokkan 12 (dua belas) golongan UKT untuk mahasiswa baru 2024. dengan keterangan, UKT terendah mulai Rp 500 ribu dan tertinggi Rp 33,7 juta. Sementara pada 2023, UB membagi UKT menjadi 8 (delapan) golongan. aksi demonstrasi sempat berjalan rusuh terutama ketika massa memaksa masuk gedung rektorat yang dipicu oleh perwakilan rektor yang tidak segera turun untuk melakukan audiensi.

23 Agustus 2024 aku berpartisipasi kembali dalam aksi demonstrasi #KawalPutusanMK. hingga sekarang, aksi massa ini mungkin adalah yang terbesar dari seluruh aksi massa yang pernah aku ikuti. terhitung kurang lebih 10 ribu demonstran dari seluruh lapisan masyarakat baik civitas akademika, buruh, individu merdeka maupun berlembaga turun ke jalan demi menyampaikan aspirasi mereka. aksi ini sendiri dilaksanakan akibat keputusan DPR RI yang tiba-tiba membahas revisi UU Pilkada usai keluarnya keputusan MK untuk menetapkan batas usia pencalonan kepala daerah minimal 30 tahun, saat ditetapkan sebagai calon.

18 Februari 2025 #SaatnyaKatakanCukup adalah salah satu aksi massa yang pernah kukoordinir. sebagai Koordinator aksi, aku bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan keselamatan seluruh demonstran yang berasal dari Medical Complex (aliansi Kastrat FK, FKG, dan FIKES). aksi demonstrasi ini dilaksanaan sebagai bentuk respons akibat kebijakan pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran dana di hampir seluruh sektor termasuk pendidikan dan kesehatan.

19 Maret 2025 #TolakRUUTNI adalah salah satu aksi massa yang kukoordinir. aksi ini dilaksanakan sebagai wadah aspirasi dan edukasi masyarakat pasca pengesahan RUU TNI yang dibahas bersama DPR dalam sidang 30 menit. aksi dengan tagar #TolakRUUTNI ini dilaksanakan sebanyak dua kali. pada rangkaian pertama, aksi berjalan dengan kondusif dan damai. sedangkan pada rangkaian kedua tepatnya pada tanggal 23 Maret 2025 berjalan ricuh dan dipenuhi konflik vertikal. setidaknya 10 orang menjadi korban kekerasan dari aparat baik luka berat maupun luka ringan. hal ini jelas merupakan suatu tindakan yang mencederai demokrasi.

masih banyak yang perlu dibenahi.